Dalam rangka meningkatkan transparansi dan memberikan kemudahan bagi Penyedia dalam memantau proses pencairan dana, INAPROC menghadirkan fitur Historical Disbursement yang memungkinkan Penyedia melihat informasi dan riwayat proses disbursement secara langsung melalui halaman Detail Pesanan, tanpa perlu mengajukan tiket Pusat Bantuan untuk mengetahui status transaksi.

 

Kriteria Transaksi yang Dapat Melihat Historical Disbursement

Fitur Historical Disbursement dapat diakses pada halaman Detail Pesanan apabila transaksi telah melalui proses Approval Disbursement, yang menandakan bahwa Surat Perintah Bayar telah terbit dan proses disbursement sedang dijalankan.

Pada proses tersebut, informasi disbursement akan ditampilkan sesuai dengan tahapan yang telah dilalui transaksi, meliputi:

  • Permintaan Dibuat – Permintaan disbursement telah dibuat.

  • Dalam Antrian – Transaksi telah masuk ke dalam antrian untuk diproses.

  • Diproses – Transaksi sedang dalam proses disbursement.

  • Selesai – Dana telah berhasil diterima oleh Penyedia.

Catatan

  • Historical Disbursement digunakan untuk melihat informasi dan riwayat proses disbursement dan belum memberikan trigger atau tindakan lanjutan dari informasi yang ditampilkan.

  • Informasi kegagalan ditampilkan berdasarkan callback/status transaksi yang diterima oleh sistem.

  • Untuk transaksi yang telah mengalami kegagalan dan kemudian berhasil diproses kembali, riwayat kegagalan sebelumnya tetap dapat dilihat pada Historical Disbursement.

  • Pada versi fitur saat ini, Historical Disbursement belum dapat menampilkan multiple error dalam satu waktu dan belum menyediakan trigger lanjutan.

  • Pada Fitur ini, terbatas untuk Transaksi PD untuk LS dan UP, serta KL untuk transaksi UP, untuk transaksi KL-LS langsung diproses via SAKTI dan tidak masuk dalam lingkup Historical Disbursement
     

Penyedia – Langkah Melihat Historical Disbursement

  1. Cari Pesanan yang ingin anda lihat status Disbursementnya pada menu “Transaksi” -> “Pesanan”

  1. Masuk ke halaman “Detail Pesanan” pada transaksi yang ingin dilihat proses pencairannya.

  1. Pada bagian Informasi Pembayaran, cari dan klik tombol “Lacak Progres”.

Tombol “Lacak Progres” akan tersedia setelah transaksi melewati proses Approval Disbursement dan proses pencairan dana sedang berjalan.

  1. Setelah memilih “Lacak Progres”, sistem akan menampilkan riwayat/progres disbursement transaksi.

  1. Periksa tahapan proses disbursement yang ditampilkan pada halaman tersebut untuk mengetahui sampai dengan tahap mana transaksi telah diproses.

  • Permintaan Dibuat, yaitu Permintaan disbursement telah diterima oleh sistem INAPROC dan sedang dipersiapkan untuk diproses ke penyedia layanan pembayaran.

  • Dalam Antrian, yaitu Permintaan disbursement telah masuk ke proses pengiriman dan sedang menunggu untuk diproses oleh penyedia layanan pembayaran.

  • Diproses, yaitu Transaksi disbursement telah diterima oleh penyedia layanan pembayaran dan sedang dalam proses penyaluran dana ke rekening Penyedia. Pada tahap ini, transaksi masih menunggu hasil akhir proses disbursement.

  • Selesai, yaitu Proses disbursement telah berhasil dan dana telah diterima oleh Penyedia. Status ini menunjukkan bahwa transaksi telah berhasil mencapai kondisi Seller_Paid.

  1. Apabila transaksi mengalami kegagalan, sistem akan menampilkan informasi “Gagal” beserta kelompok alasan kegagalannya

Alasan kegagalan meliputi : 

  • Perlu Perbaikan Rekening, karena rekening tujuan atau bank penerima tidak dapat digunakan untuk menerima dana, seperti rekening tidak terdaftar, tidak aktif, diblokir, atau transaksi tidak dapat dilakukan ke rekening tersebut.

  • Data Tidak Valid, karena terdapat data transaksi yang tidak lengkap, tidak sesuai format, atau tidak memenuhi ketentuan untuk diproses.

  • Saldo / Limit Tidak Mencukupi, karena saldo atau limit pada rekening kustodian, Virtual Account, atau rekening Bank Pemroses tidak mencukupi untuk memproses transaksi.

  • Duplikat Transaksi, karena transaksi terindikasi telah diproses sebelumnya atau menggunakan nomor referensi yang sudah digunakan.

  • Gagal Verifikasi, karena transaksi tidak berhasil melewati proses autentikasi atau verifikasi yang diperlukan oleh sistem atau bank.

  • Gangguan Koneksi, karena terjadi gangguan komunikasi dengan bank tujuan sehingga sistem tidak memperoleh respons dalam waktu yang ditentukan.

  • Gangguan Teknis, karena terjadi kesalahan atau gangguan teknis pada sistem saat proses disbursement.

  1. Untuk transaksi yang sebelumnya mengalami kegagalan namun kemudian berhasil diproses, informasi kegagalan sebelumnya tetap dapat dilihat pada riwayat disbursement.

Informasi Status Disbursement

StatusInformasi
Permintaan DibuatPermintaan disbursement telah dibuat dan sedang diproses untuk dikirimkan.
Dalam AntrianTransaksi telah masuk ke dalam antrian untuk proses disbursement.
DiprosesTransaksi sedang diproses oleh sistem/PJP.
GagalTransaksi gagal diproses dan sistem menampilkan kelompok alasan kegagalan.
SelesaiTransaksi berhasil diproses dan dana telah diterima oleh Penyedia.

Status tersebut mengikuti flow Historical Disbursement yang terdiri dari Created → Queue → Processed → Failed/Rejected atau Completed.

Informasi Kegagalan Disbursement

Apabila transaksi gagal, Historical Disbursement akan memberikan informasi mengenai penyebab kegagalan yang telah dikelompokkan agar lebih mudah dipahami oleh Penyedia.

Beberapa kelompok informasi kegagalan antara lain:

  • Perlu Perbaikan Rekening

  • Data Penerima Tidak Sesuai

  • Data Tidak Valid

  • Saldo / Limit Tidak Mencukupi

  • Duplikat Transaksi

  • Bank Tujuan Sedang Tidak Tersedia

  • Gangguan Teknis

Contoh:

Apabila transaksi gagal karena rekening tujuan perlu diperbaiki, pada riwayat disbursement akan ditampilkan informasi kegagalan “Perlu Perbaikan Rekening” beserta informasi pendukung yang tersedia.